Breaking News
Beranda » Kuliner » Food » Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

  • account_circle Dedy Sumirtha
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
rahang tuna bakar maupun ayam tinorangsak adalah hidangan khas Manado yang kaya akan rempah-rempah aromatik dan bercita rasa pedas. Berikut adalah bumbu utama untuk kedua hidangan tersebut: 
Bumbu Rahang Tuna Bakar Khas Manado
Rahang tuna biasanya dimarinasi terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis dan menambah rasa, lalu dibakar dengan olesan bumbu khas. 
Bahan Marinasi:
  • Rahang tuna, potong menjadi beberapa bagian
  • Air jeruk nipis atau jeruk limau
  • Garam dan merica bubuk 
Bumbu Halus/Olesan:
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Cabai rawit dan cabai merah (sesuai selera)
  • Jahe
  • Kemiri (opsional)
  • Kunyit (opsional)
  • Serai, ambil bagian putihnya, iris halus
  • Ketumbar (opsional)
  • Bahan tambahan untuk olesan: margarin, kecap manis, saus tiram 
Cara Pengolahan Singkat:
Lumuri rahang tuna dengan bahan marinasi, diamkan sebentar. Tumis bumbu halus hingga harum, atau campurkan sebagian bumbu halus dengan bahan olesan. Bakar rahang tuna sambil diolesi bumbu hingga matang dan berasap. 
Bumbu Ayam Tinorangsak Khas Manado
Ayam tinorangsak memiliki bumbu yang mirip dengan ayam woku atau rica-rica, dengan penekanan pada bahan aromatik seperti daun jeruk dan kemangi. 
Bahan dan Bumbu:
  • Daging ayam, potong-potong
  • Bawang merah dan bawang putih
  • Cabai rawit dan cabai keriting (hijau atau merah, jumlah banyak untuk rasa pedas khas)
  • Jahe
  • Serai, memarkan
  • Daun jeruk, buang tulang daunnya
  • Daun kunyit (opsional)
  • Daun bawang, iris
  • Daun kemangi, petik daunnya (jumlah banyak)
  • Garam, merica, dan penyedap jamur (opsional)
  • Air jeruk nipis 
Cara Pengolahan Singkat:
Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, dan jahe. Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan daun kunyit hingga harum. Masukkan ayam, masak hingga berubah warna. Tambahkan sedikit air, garam, dan merica, masak hingga bumbu meresap dan ayam matang. Terakhir, masukkan daun bawang dan daun kemangi, aduk sebentar sebelum diangkat
selamat mencoba.
  • Penulis: Dedy Sumirtha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) Play Button

    Pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi)

    • account_circle Kaila Syahfitri Sumirtha
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Berikut ini ringkasan singkat mengenai apa saja yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) Apa yang diblokir Situs/web dan konten layanan digital yang tidak mendaftar atau memperbarui data sebagai PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik)Komdigi menyatakan bahwa sejumlah platform atau perusahaan asing maupun lokal terancam/pun diblokir karena belum mendaftar sebagai PSE sesuai regulasi. […]

  • Fitur Baru X About This Account

    Fitur Baru X About This Account

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 71
    • 0Komentar

    X (sebelumnya Twitter) telah meluncurkan beberapa fitur baru, terutama yang berfokus pada transparansi akun dan memerangi misinformasi. Fitur terbaru yang paling menonjol adalah “About This Account”.  Berikut adalah fitur-fitur baru utama di X: About This Account (Tentang Akun Ini): Fitur transparansi ini dirancang untuk membantu pengguna memverifikasi kredibilitas suatu akun dan memerangi bot serta akun palsu. Fitur […]

  • Siapa Dewi Astutik Gembong Narkoba

    Siapa Dewi Astutik Gembong Narkoba

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Dewi Astutik, juga dikenal dengan nama samaran Mami, Paryatin, atau Dinda, adalah seorang buronan internasional dan gembong narkoba yang menjadi otak di balik penyelundupan besar sabu seberat dua ton senilai sekitar Rp 5 triliun. Dewi Astutik, juga dikenal dengan nama samaran “Mami” atau nama asli Paryatin, adalah seorang buronan internasional dan gembong narkoba jaringan Golden […]

  • Sumpah Pemuda 2025: Api Persatuan yang Terus Menyala di Era Digital

    Sumpah Pemuda 2025: Api Persatuan yang Terus Menyala di Era Digital

    • account_circle Kaila Syahfitri Sumirtha
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sejarah Singkat: Lahirnya Ikrar Sakral Setiap tanggal 28 Oktober, seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Sumpah Pemuda. Namun, sudahkah kita benar-benar memahami makna yang terkandung di baliknya? Lebih dari sekadar perayaan, hari ini adalah pengingat akan sebuah ikrar bersejarah yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan bangsa. Hari sumpah Pemuda yang ke 97. Pada tahun 1928, para […]

  • Penyebab Smartphone Cepat Panas dan Cara Mencegahnya

    Penyebab Smartphone Cepat Panas dan Cara Mencegahnya

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 128
    • 0Komentar

    🔥 Penyebab Smartphone Cepat Panas Smartphone yang cepat panas adalah masalah umum yang sering dialami pengguna, terutama saat digunakan untuk aktivitas berat. Berikut beberapa penyebab utamanya: Penggunaan Berlebihan Bermain game, menonton video streaming, atau multitasking dalam waktu lama bisa membuat prosesor bekerja ekstra dan menghasilkan panas. Sinyal Lemah Saat sinyal lemah, ponsel akan terus mencari […]

  • Jenis Laksa di Berbagai Kota Indonesia dan Negara Tetangga

    Jenis Laksa di Berbagai Kota Indonesia dan Negara Tetangga

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Laksa memiliki banyak variasi di berbagai kota dan negara, terutama di Asia Tenggara, dan perbedaannya terletak pada bahan dasar kuah, jenis mi, dan bahan pelengkap yang digunakan. Berikut adalah perbedaan utama beberapa jenis laksa: Laksa di Indonesia Jenis Laksa  Ciri Khas Kuah Bahan Utama dan Pelengkap Laksa Bogor Kuahnya kental, berwarna jingga keemasan, dan khas […]

expand_less