Breaking News
Beranda » Berita » Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk

Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk

  • account_circle Dedy Sumirtha
  • visibility 123
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

1. Apa itu “Stop Tot Tot Wuk Wuk”?

“Stop Tot Tot Wuk Wuk” adalah sebuah gerakan viral yang muncul di Indonesia sebagai bentuk protes publik terhadap penggunaan sirene dan rotator (strobo) oleh kendaraan yang dianggap tidak berhak atau berlebihan. Istilah “tot-tot wuk-wuk” sendiri meniru bunyi sirene/rotator yang sering digunakan untuk meminta jalan di kemacetan, khususnya oleh rombongan pejabat atau kendaraan yang tidak dalam situasi darurat. Lombok Post+2TheStance+2
Gerakan ini kemudian berkembang lewat media sosial, stiker di kendaraan umum, dan liputan berita sebagai simbol ketidakpuasan masyarakat terhadap apa yang dianggap sebagai “hak istimewa” di jalan raya. TheStance

2. Latar Belakang

  • Masyarakat merasa jenuh dan terganggu oleh frekuensi penggunaan sirene/rotator oleh kendaraan non-darurat, yang kerap memotong antrian kemacetan atau mendapat prioritas jalan tanpa alasan darurat yang jelas. Lombok Post+1

  • Ada regulasi yang mengatur penggunaan sirene/rotator di jalan raya. Contohnya, menurut Undang‑Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, hanya kendaraan tertentu yang mendapat hak utama, seperti ambulans, pemadam kebakaran, kendaraan pengawalan negara dalam kondisi sangat mendesak. TheStance+1

  • Gerakan ini muncul sebagai indikasi ketegangan sosial terhadap perlakuan berbeda di jalan raya antara “elit” yang menggunakan akses khusus dan “rakyat biasa” yang terjebak macet dan merasa tidak dihargai. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi

3. Kronologi & Penyebaran

  • Di media sosial dan berita, banyak unggahan yang menampilkan kendaraan dengan sirene/rotator yang memaksa jalan saat kemacetan, kemudian muncul stiker bertuliskan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” di mobil warga sebagai bentuk protes visual. TheStance+1

  • Media daring juga melaporkan bahwa pihak Korlantas Polri menanggapi gerakan ini dengan menyatakan akan mengevaluasi penggunaan sirene/rotator serta memperjelas aturan penggunaannya secara tegas. TheStance+1

  • Diskusi publik (misalnya forum daring Reddit) memperlihatkan bahwa banyak pengendara merasa terganggu oleh fenomena ini dan menggunakannya sebagai simbol ketidakadilan di jalan raya. Reddit

4. Mengapa Gerakan Ini Viral?

  • Simpel, lucu, tetapi mengena: Kaya akan elemen humor — bunyi “tot tot wuk wuk” – namun menyimpan kritik sosial yang aktual. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi

  • Isu keseharian yang dirasakan banyak orang: Kemacetan, antrian di jalan, merasa “dipotong” oleh kendaraan yang dianggap lebih istimewa.

  • Visual yang kuat: Stiker, unggahan video, meme media sosial yang mudah dibagikan.

  • Relevansi dengan norma sosial & hukum: Ada regulasi yang dilanggar atau setidaknya dipersepsikan dilanggar — membuat audiens merasa “ini salah saya juga tertimpa”.

  • Momentum sosial-politik: Saat masyarakat makin peka terhadap kesetaraan dan transparansi, termasuk di ruang publik seperti jalan raya.

5. Dampak & Tanggapan

  • Respon resmi: Korlantas Polri menyatakan akan meninjau ulang penggunaan sirene dan rotator untuk kendaraan non-prioritas, sebagai dampak dari tekanan publik lewat gerakan ini. TheStance+1

  • Perubahan perilaku: Ada dorongan untuk lebih selektif penggunaan fasilitas prioritas jalan raya, serta kesadaran bahwa akses jalan adalah ruang publik bersama.

  • Kesadaran regulasi makin meningkat: Banyak orang yang akhirnya mengetahui bahwa hanya kendaraan tertentu yang sah menggunakan sirene/rotator.

  • Tetap ada tantangan: Realitas praktik di lapangan kadang berbeda dengan regulasi; efektivitas perubahan tergantung penegakan yang konsisten.

6. Kesimpulan

Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” bukan sekadar tren meme atau ungkapan lucu belaka. Ia mencerminkan ketidakpuasan publik terhadap praktik akses istimewa di ruang jalan raya, dan memicu diskusi tentang kesetaraan, hukum, dan etika berlalu-lintas. Dengan memahami akar masalah, regulasi yang berlaku, serta bagaimana masyarakat merespon, kita dapat melihat bahwa isu kecil seperti “sirene berlebih” bisa menjadi pintu masuk untuk perubahan sosial yang lebih besar.

  • Penulis: Dedy Sumirtha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa ciri-ciri orang terkena kolesterol tinggi?

    Apa ciri-ciri orang terkena kolesterol tinggi?

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Ciri kolesterol tinggi sering kali tidak kentara, tapi bisa meliputi mudah lelah, nyeri dada, sakit kepala, kesemutan, pegal di leher/punggung, serta nyeri atau kram di kaki saat berjalan (claudication) akibat aliran darah terhambat, ditambah gejala fisik seperti benjolan kuning di kelopak mata (xanthelasma) atau cincin putih di kornea mata (arcus corneal), dan perubahan pada kuku/kulit […]

  • Pengertian PPPoE

    Pengertian PPPoE

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 90
    • 0Komentar

    ### Pengertian PPPoE PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk menghubungkan pengguna ke internet melalui sambungan Ethernet. Protokol ini menggabungkan dua teknologi, yaitu PPP (Point-to-Point Protocol) dan Ethernet. PPPoE sering digunakan oleh penyedia layanan internet (ISP) untuk mengelola akses pelanggan ke layanan internet, terutama dalam koneksi broadband seperti DSL (Digital Subscriber […]

  • Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

    Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 77
    • 0Komentar

    rahang tuna bakar maupun ayam tinorangsak adalah hidangan khas Manado yang kaya akan rempah-rempah aromatik dan bercita rasa pedas. Berikut adalah bumbu utama untuk kedua hidangan tersebut:  Bumbu Rahang Tuna Bakar Khas Manado Rahang tuna biasanya dimarinasi terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis dan menambah rasa, lalu dibakar dengan olesan bumbu khas.  Bahan Marinasi: Rahang […]

  • Cara mengunduh firmware HyperOS resmi

    Cara mengunduh firmware HyperOS resmi

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Firmware resmi HyperOS untuk perangkat Xiaomi dapat diunduh dari Xiaomi Community atau pelacak pihak ketiga yang terpercaya. Firmware yang benar bergantung pada model perangkat spesifik Anda dan varian regionalnya (misalnya, Global, Tiongkok, EEA) Melalui Xiaomi Community: Kunjungi halaman Unduhan ROM Xiaomi Community di peramban desktop atau seluler. Cari model perangkat spesifik Anda dari daftar. Pilih versi […]

  • Cara Mendapatkan Bansos 2025: Syarat, Jenis, dan Cara Daftarnya

    Cara Mendapatkan Bansos 2025: Syarat, Jenis, dan Cara Daftarnya

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahun 2025 untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Bansos ini mencakup berbagai program seperti PKH, BPNT, BLT, dan subsidi energi, yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Berikut panduan lengkap untuk mendapatkan bansos 2025 secara resmi. 🧾 1. Jenis Bansos 2025 Beberapa program bantuan sosial yang masih berjalan pada tahun […]

  • Penyebab Html Login Page Mikrotik Tampilan Defaut

    Penyebab Html Login Page Mikrotik Tampilan Defaut

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jika halaman login Hotspot Mikrotik kembali ke tampilan default, biasanya ada beberapa penyebab umum. Berikut penyebab dan cara mengatasinya: — 🔍 Penyebab Halaman Login Mikrotik Kembali ke Default 1. Folder hotspot Tidak Berisi File Login Kustom Jika folder hotspot di Mikrotik kosong atau tidak ada file login yang Anda upload, Mikrotik otomatis menampilkan login default. […]

expand_less