Breaking News
Beranda » Berita » Pernyataan Menhut tentang kayu gelondongan dari kayu lapuk hingga mengambil sampel kayu

Pernyataan Menhut tentang kayu gelondongan dari kayu lapuk hingga mengambil sampel kayu

  • account_circle Dedy Sumirtha
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Pernyataan Menteri Kehutanan (Menhut) yang menyebutkan bahwa kayu gelondongan yang ditemukan hanyut saat banjir di Sumatera berasal dari pohon lapuk dan sisa tebangan menuai kontroversi. Pernyataan ini kemudian diikuti dengan tindakan pengambilan sampel kayu oleh pihak kementerian untuk penyelidikan lebih lanjut. 
Konteks Pernyataan
Pada akhir November dan awal Desember 2025, banjir besar terjadi di beberapa wilayah Sumatera, terutama di Tapanuli Selatan dan Aceh, dengan banyak kayu gelondongan terseret arus sungai. Hal ini menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran publik mengenai adanya indikasi pembalakan liar (illegal logging). 
Menanggapi hal tersebut, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, awalnya menyatakan bahwa kayu-kayu tersebut berasal dari pohon yang sudah lapuk atau tumbang secara alami di area pemegang Hak Atas Tanah (PHAT). Pernyataan ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk WALHI dan Greenpeace, yang merasa heran karena pernyataan tersebut dilontarkan sebelum adanya investigasi menyeluruh di lapangan. 
Pengambilan Sampel Kayu
Menyusul kritik dan desakan publik, Menteri Kehutanan saat ini, Raja Juli Antoni, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas asal-usul kayu tersebut. Pihak Kementerian Kehutanan kemudian mengambil langkah pengambilan sampel kayu dari lokasi bencana untuk dilakukan uji forensik. 
Langkah ini dilakukan untuk memastikan status kayu, apakah berasal dari aktivitas penebangan liar atau memang kayu lapuk/tumbang alami seperti pernyataan awal. Untuk mendalami sumber dan status kayu tersebut, Kementerian Kehutanan juga menggandeng Kepolisian RI untuk membentuk tim investigasi bersama. 
  • Penulis: Dedy Sumirtha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Taman Nasional Pertama di Indonesia

    5 Taman Nasional Pertama di Indonesia

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Lima taman nasional pertama di Indonesia secara resmi dideklarasikan pada tanggal 6 Maret 1980 . Penetapan ini menandai era modern konservasi di Indonesia, di mana kawasan-kawasan dengan nilai ekologis dan estetika tinggi dilindungi untuk generasi mendatang. Berikut adalah kelima taman nasional tersebut beserta penjelasannya: 1. Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Lokasi: Membentang di provinsi Sumatera Utara […]

  • Operasi Zebra 2025

    Operasi Zebra 2025

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Polri Satlantas Jakarta Pusat melakukan penindakan berupa teguran kepada pengendara Sepeda Motor yang tidak menggunakan helm, serta pembagian brosur, dan himbauan Tertib berlalu lintas dalam rangka Pelaksaaan Operasi Zebra Jaya di wilayah Hukum Polres Metro Jakarta Pusat Operasi Zebra 2025 diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini berlangsung selama 14 […]

  • 10 Aplikasi AI Terbaik dan Fungsinya untuk Produktivitas & Kreativitas

    10 Aplikasi AI Terbaik dan Fungsinya untuk Produktivitas & Kreativitas

    • account_circle Kaila Syahfitri Sumirtha
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Berikut daftar beberapa aplikasi AI populer beserta fungsinya secara singkat 👇 🤖 1. ChatGPT (OpenAI) Fungsi: Membantu menulis, menjawab pertanyaan, membuat ide, menerjemahkan, dan bahkan menulis kode.🔹 Cocok untuk: pelajar, penulis, pebisnis, dan profesional. 🧠 2. Google Gemini (sebelumnya Bard) Fungsi: Asisten AI dari Google yang dapat mencari, menjelaskan, dan merangkum informasi dari web secara […]

  • Siapa Dewi Astutik Gembong Narkoba

    Siapa Dewi Astutik Gembong Narkoba

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Dewi Astutik, juga dikenal dengan nama samaran Mami, Paryatin, atau Dinda, adalah seorang buronan internasional dan gembong narkoba yang menjadi otak di balik penyelundupan besar sabu seberat dua ton senilai sekitar Rp 5 triliun. Dewi Astutik, juga dikenal dengan nama samaran “Mami” atau nama asli Paryatin, adalah seorang buronan internasional dan gembong narkoba jaringan Golden […]

  • Kopi Jahe, Khasiat dan Cara Aman Mengkonsumsinya

    Kopi Jahe, Khasiat dan Cara Aman Mengkonsumsinya

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Kopi jahe menghangatkan, meningkatkan energi, daya tahan tubuh, dan membantu pencernaan berkat antioksidan serta efek anti-inflamasi jahe dan kafein kopi; konsumsi aman dengan membatasi 1-2 gelas/hari, minum setelah makan, hindari malam hari, kurangi gula, dan konsultasi dokter jika punya kondisi kesehatan tertentu.  Khasiat Kopi Jahe Menghangatkan & Tingkatkan Energi: Kombinasi jahe dan kafein memberi dorongan energi […]

  • Apa itu Internet Rakyat dan Cara Daftarnya

    Apa itu Internet Rakyat dan Cara Daftarnya

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 67
    • 0Komentar

    internet Rakyat adalah layanan Fixed Wireless Access (FWA) berbasis teknologi 5G yang menawarkan akses internet berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau, dioperasikan oleh PT Telemedia Komunikasi Pratama (bagian dari Surge). Program ini bertujuan untuk memperluas konektivitas digital di Indonesia, terutama di daerah yang sulit terjangkau infrastruktur fiber optik konvensional.  Apa Itu Internet Rakyat? Layanan Internet Rakyat menggunakan arsitektur […]

expand_less