Breaking News
Beranda » Berita » Pernyataan Menhut tentang kayu gelondongan dari kayu lapuk hingga mengambil sampel kayu

Pernyataan Menhut tentang kayu gelondongan dari kayu lapuk hingga mengambil sampel kayu

  • account_circle Dedy Sumirtha
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Pernyataan Menteri Kehutanan (Menhut) yang menyebutkan bahwa kayu gelondongan yang ditemukan hanyut saat banjir di Sumatera berasal dari pohon lapuk dan sisa tebangan menuai kontroversi. Pernyataan ini kemudian diikuti dengan tindakan pengambilan sampel kayu oleh pihak kementerian untuk penyelidikan lebih lanjut. 
Konteks Pernyataan
Pada akhir November dan awal Desember 2025, banjir besar terjadi di beberapa wilayah Sumatera, terutama di Tapanuli Selatan dan Aceh, dengan banyak kayu gelondongan terseret arus sungai. Hal ini menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran publik mengenai adanya indikasi pembalakan liar (illegal logging). 
Menanggapi hal tersebut, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, awalnya menyatakan bahwa kayu-kayu tersebut berasal dari pohon yang sudah lapuk atau tumbang secara alami di area pemegang Hak Atas Tanah (PHAT). Pernyataan ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk WALHI dan Greenpeace, yang merasa heran karena pernyataan tersebut dilontarkan sebelum adanya investigasi menyeluruh di lapangan. 
Pengambilan Sampel Kayu
Menyusul kritik dan desakan publik, Menteri Kehutanan saat ini, Raja Juli Antoni, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas asal-usul kayu tersebut. Pihak Kementerian Kehutanan kemudian mengambil langkah pengambilan sampel kayu dari lokasi bencana untuk dilakukan uji forensik. 
Langkah ini dilakukan untuk memastikan status kayu, apakah berasal dari aktivitas penebangan liar atau memang kayu lapuk/tumbang alami seperti pernyataan awal. Untuk mendalami sumber dan status kayu tersebut, Kementerian Kehutanan juga menggandeng Kepolisian RI untuk membentuk tim investigasi bersama. 
  • Penulis: Dedy Sumirtha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

    Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 94
    • 0Komentar

    rahang tuna bakar maupun ayam tinorangsak adalah hidangan khas Manado yang kaya akan rempah-rempah aromatik dan bercita rasa pedas. Berikut adalah bumbu utama untuk kedua hidangan tersebut:  Bumbu Rahang Tuna Bakar Khas Manado Rahang tuna biasanya dimarinasi terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis dan menambah rasa, lalu dibakar dengan olesan bumbu khas.  Bahan Marinasi: Rahang […]

  • SMARTCOM Printer Thermal SMARTCOM 80mm USB + Bluetooth Kasir PPOB Resi Alamat Label Barcode

    SMARTCOM Printer Thermal SMARTCOM 80mm USB + Bluetooth Kasir PPOB Resi Alamat Label Barcode

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SMARTCOM Printer Thermal SMARTCOM 80mm USB + Bluetooth Kasir PPOB Resi Alamat Label Barcode dengan harga Rp353.900. Dapatkan di Shopee sekarang!

  • Perjalanan Bersejarah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Lolos hingga Babak ke-4 Zona Asia

    Perjalanan Bersejarah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Lolos hingga Babak ke-4 Zona Asia

    • account_circle Kaila Syahfitri Sumirtha
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta, 2025 — Timnas Indonesia menorehkan catatan emas dalam sejarah sepak bola nasional. Untuk pertama kalinya, skuad Garuda berhasil melangkah hingga babak ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (AFC). Perjalanan luar biasa ini dimulai sejak babak ke-2, ketika Indonesia tampil meyakinkan dengan menundukkan Filipina 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno pada Juni 2024. Hasil […]

  • Cara Membuat Sambal Pecel Lele dan Ayam

    Cara Membuat Sambal Pecel Lele dan Ayam

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sambal pecel ayam khas Lamongan memiliki cita rasa pedas, gurih, dan sedikit manis dengan aroma terasi yang kuat. Kunci kelezatannya terletak pada penggunaan bahan-bahan segar yang digoreng sebentar sebelum diulek.  Berikut adalah cara membuat sambal pecel ayam: Bahan-bahan 10-15 buah cabai rawit merah (sesuai selera) 5 buah cabai merah keriting 4 siung bawang putih 6 […]

  • Anggota DPR minta Menteri Kehutanan Mundur Jika Tidak Paham

    Anggota DPR minta Menteri Kehutanan Mundur Jika Tidak Paham

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Ya, anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin, meminta Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni untuk mengundurkan diri. Permintaan ini disampaikan dalam rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/12/2025).  Alasan desakan mundur: Bencana Ekologis: Desakan ini muncul setelah bencana banjir dan tanah longsor parah melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) […]

  • Tekanan darah orang yang mengalami stroke sangat tinggi, seringkali di atas 180/120 mmHg

    Tekanan darah orang yang mengalami stroke sangat tinggi, seringkali di atas 180/120 mmHg

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Tekanan darah orang yang mengalami stroke sangat tinggi, seringkali di atas 180/120 mmHg, yang merupakan kondisi darurat medis (krisis hipertensi) dan memerlukan pertolongan segera karena bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah otak. Secara umum, tekanan darah tinggi (di atas 130/80 mmHg) adalah faktor risiko utama stroke, namun saat stroke terjadi, tekanan bisa melonjak drastis. Setelah stroke, […]

expand_less