Breaking News
Beranda » Berita » Ribuan Kayu Gelondongan Terpantau dipantai Padang Pasca Banjir Bandang

Ribuan Kayu Gelondongan Terpantau dipantai Padang Pasca Banjir Bandang

  • account_circle Dedy Sumirtha
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ribuan kayu gelondongan telah terdampar di sepanjang Pantai Padang, khususnya di daerah seperti Pantai Air Tawar dan Pantai Parkit, menyusul banjir bandang dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Barat baru-baru ini. Fenomena ini telah mengubah drastis tampilan pantai dan mengganggu aktivitas nelayan setempat.

Gambaran Umum Kejadian

Material kayu dalam jumlah besar ini terbawa oleh arus sungai dari daerah hulu akibat curah hujan ekstrem yang dipicu oleh Siklon Tropis Senyar, yang jarang terjadi di wilayah khatulistiwa. Tumpukan kayu gelondongan ini menumpuk di bibir pantai dan muara sungai, menjadi bukti nyata kerusakan lingkungan di hulu.

Dugaan Penyebab dan Reaksi

Kehadiran ribuan kayu gelondongan ini menimbulkan dugaan kuat adanya aktivitas pembalakan liar (illegal logging) atau manajemen lahan yang buruk di daerah tangkapan air.

Pernyataan Pihak Berwenang: Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menduga kayu-kayu tersebut berasal dari sisa pohon lapuk, pohon tumbang alami, material bawaan sungai, atau area bekas penebangan legal yang belum sempat diangkut oleh pemegang hak atas tanah (PHAT).

Kritik dari Organisasi Lingkungan: Greenpeace dan pakar lingkungan berpendapat bahwa kerusakan masif ini menunjukkan fungsi hutan alam sebagai penahan air telah menurun drastis, dan adanya kayu gelondongan bersih kulit (diduga hasil tebangan) memperkuat indikasi penebangan tak terkendali.

Respons Penegak Hukum: Pihak kepolisian, termasuk Mabes Polri, telah mulai turun tangan untuk menyelidiki asal muasal kayu-kayu tersebut, menanggapi sorotan publik dan desakan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR dan PKS Sumbar, untuk mengusut tuntas dugaan pembalakan liar.

Dampak

Selain merusak pemandangan dan ekosistem pantai, tumpukan kayu ini menyulitkan akses bagi para nelayan untuk melaut dan menimbulkan kekhawatiran akan sedimentasi parah di area muara.

Pemerintah daerah dan instansi terkait sedang mengupayakan pembersihan tumpukan kayu dan sampah di sepanjang pantai.

  • Penulis: Dedy Sumirtha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skuad Timnas Garuda U-22 di Sea Games 2025

    Skuad Timnas Garuda U-22 di Sea Games 2025

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Skuad final Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 yang diselenggarakan di Thailand telah resmi diumumkan. Pelatih kepala, Indra Sjafri, memanggil 23 pemain, termasuk beberapa pemain yang berkarier di luar negeri ( abroad).  Berikut adalah daftar nama pemain tersebut: Posisi  Nama Pemain Klub Asal / Karier Luar Negeri Kiper Cahya Supriadi Persija Jakarta Daffa Fasya Borneo FC […]

  • Bahaya Etomidate Jika Dijadikan Liquid Vape: Racun Tersembunyi yang Mematikan?

    Bahaya Etomidate Jika Dijadikan Liquid Vape: Racun Tersembunyi yang Mematikan?

    • account_circle Kaila Syahfitri Sumirtha
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Belakangan ini muncul tren berbahaya di dunia vaping — mencampur obat-obatan medis seperti etomidate ke dalam cairan vape. Padahal, tindakan ini sangat berisiko dan dapat mematikan. Etomidate adalah obat anestesi yang digunakan dokter untuk membius pasien saat operasi. Obat ini bekerja dengan cara menekan sistem saraf pusat. Bila dihirup melalui vape, etomidate dapat menimbulkan efek […]

  • Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

    Cara Pengolahan Rahang Tuna, dan Ayam Tinorangsak Khas Manado

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 80
    • 0Komentar

    rahang tuna bakar maupun ayam tinorangsak adalah hidangan khas Manado yang kaya akan rempah-rempah aromatik dan bercita rasa pedas. Berikut adalah bumbu utama untuk kedua hidangan tersebut:  Bumbu Rahang Tuna Bakar Khas Manado Rahang tuna biasanya dimarinasi terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis dan menambah rasa, lalu dibakar dengan olesan bumbu khas.  Bahan Marinasi: Rahang […]

  • APR JAPAN BOR IMPACT WRENCH 1850NM 99VF 2 BATERAI POWERTOOLS OFFICIAL AP33PROMAX+ PEMBUKA BAUT 15CEL

    APR JAPAN BOR IMPACT WRENCH 1850NM 99VF 2 BATERAI POWERTOOLS OFFICIAL AP33PROMAX+ PEMBUKA BAUT 15CEL

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 61
    • 0Komentar

    APR JAPAN BOR IMPACT WRENCH 1850NM 99VF 2 BATERAI POWERTOOLS OFFICIAL AP33PROMAX+ PEMBUKA BAUT 15CEL dengan harga Rp438.240. Dapatkan di Shopee sekarang!

  • Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk

    Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 125
    • 0Komentar

    1. Apa itu “Stop Tot Tot Wuk Wuk”? “Stop Tot Tot Wuk Wuk” adalah sebuah gerakan viral yang muncul di Indonesia sebagai bentuk protes publik terhadap penggunaan sirene dan rotator (strobo) oleh kendaraan yang dianggap tidak berhak atau berlebihan. Istilah “tot-tot wuk-wuk” sendiri meniru bunyi sirene/rotator yang sering digunakan untuk meminta jalan di kemacetan, khususnya […]

  • Jumat, 5 Desember 2025, diprediksi menjadi puncak banjir rob atau banjir pesisir di wilayah pesisir Jakarta

    Jumat, 5 Desember 2025, diprediksi menjadi puncak banjir rob atau banjir pesisir di wilayah pesisir Jakarta

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Ya, hari ini Jumat, 5 Desember 2025, diprediksi menjadi puncak banjir rob atau banjir pesisir di wilayah pesisir Jakarta. Puncak pasang maksimum air laut ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Penyebab dan Dampak: Fenomena ini disebabkan oleh adanya fenomena Fase Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) dan Bulan Purnama yang meningkatkan ketinggian air laut […]

expand_less