Breaking News
Beranda » Berita » Gunung Semeru di Lumajang Erupsi

Gunung Semeru di Lumajang Erupsi

  • account_circle Dedy Sumirtha
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Gunung Semeru kembali mengalami erupsi secara aktif, dengan letusan terbaru terjadi pada pagi hari Rabu, 26 November 2025. Status aktivitas gunung ini masih berada pada Level IV atau “Awas”, yang merupakan level tertinggi. 
Informasi Terkini
  • Erupsi Berulang: Gunung Semeru terus menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi, dengan beberapa erupsi terjadi setiap harinya. Pada pagi ini saja (26 November 2025), setidaknya dua kali erupsi telah dilaporkan.
  • Kolom Abu: Erupsi terbaru menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 500 meter di atas puncak, dengan intensitas tebal mengarah ke utara.
  • Aktivitas Tinggi: Secara keseluruhan, aktivitas letusan dan guguran di Semeru masih sangat tinggi, dan status “Awas” belum dicabut oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
  • Status Tanggap Darurat Diperpanjang: Pemerintah Kabupaten Lumajang telah memperpanjang status tanggap darurat erupsi hingga 2 Desember 2025, untuk memastikan penanganan darurat dan perlindungan warga terus berjalan. 
Rekomendasi dan Peringatan
Masyarakat di sekitar Gunung Semeru diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi dari pihak berwenang: 
  • Zona Terlarang: Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam radius 20 kilometer dari puncak (pusat erupsi).
  • Radius Aman Lainnya: Di luar jarak tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.
  • Jalur Pendakian Ditutup: Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup sementara sejak 19 November 2025, menyusul peningkatan aktivitas vulkanik.
  • Waspada Lahar: Waspada terhadap potensi awan panas guguran, lava pijar, dan aliran lahar (banjir lahar dingin) yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan, di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Semeru.
  • Penulis: Dedy Sumirtha

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Kebiasaan Pembunuh Prostat pada Pria yang Wajib Dihindari

    5 Kebiasaan Pembunuh Prostat pada Pria yang Wajib Dihindari

    • account_circle Kaila Syahfitri Sumirtha
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Waspada! 5 Kebiasaan Pembunuh Prostat pada Pria yang Sering Diabaikan Artikel: Kesehatan prostat sering kali baru diperhatikan saat sudah muncul gejala. Padahal, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa menjadi pembunuh prostat secara perlahan. Berikut hal-hal yang perlu dihindari: 🍔 Konsumsi makanan tinggi lemak jenuhDaging merah, gorengan, dan makanan cepat saji dapat memicu peradangan serta meningkatkan […]

  • Apa Itu Trojan Sturnus

    Apa Itu Trojan Sturnus

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Trojan Sturnus adalah jenis trojan perbankan (banker trojan) canggih yang secara khusus menargetkan perangkat dengan sistem operasi Android. Malware ini dirancang untuk mencuri informasi sensitif, terutama kredensial perbankan dan pesan dari aplikasi komunikasi terenkripsi.  Kemampuan Utama Trojan Sturnus Malware ini memanfaatkan layanan Aksesibilitas (Accessibility Services) Android untuk melakukan aktivitas berbahayanya. Kemampuan utamanya meliputi:  Pencurian Kredensial Bank: Sturnus dapat […]

  • Aksi Mata Elang atau Debt Collector di Depok

    Aksi Mata Elang atau Debt Collector di Depok

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Berita terkini mengenai “matel” (mata elang atau debt collector) di Depok menunjukkan adanya peningkatan aksi yang meresahkan warga, yang berujung pada penyelidikan dan penertiban oleh pihak kepolisian.  Poin-poin Utama Berita Matel Depok: Keresahan Warga: Aksi para debt collector di Depok dilaporkan semakin marak dan meresahkan, menyasar korban secara acak, termasuk mereka yang mengaku tidak memiliki tunggakan cicilan. Insiden Viral: Beberapa kejadian penarikan […]

  • Kopi Jahe, Khasiat dan Cara Aman Mengkonsumsinya

    Kopi Jahe, Khasiat dan Cara Aman Mengkonsumsinya

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Kopi jahe menghangatkan, meningkatkan energi, daya tahan tubuh, dan membantu pencernaan berkat antioksidan serta efek anti-inflamasi jahe dan kafein kopi; konsumsi aman dengan membatasi 1-2 gelas/hari, minum setelah makan, hindari malam hari, kurangi gula, dan konsultasi dokter jika punya kondisi kesehatan tertentu.  Khasiat Kopi Jahe Menghangatkan & Tingkatkan Energi: Kombinasi jahe dan kafein memberi dorongan energi […]

  • Warkop Djoemirah menawarkan menu beragam khas Bali

    Warkop Djoemirah menawarkan menu beragam khas Bali

    • account_circle Dedy Sumirtha
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Warkop Djoemirah menawarkan menu beragam mulai dari makanan berat seperti Nasi Jinggo Bali (sekitar Rp17.000) hingga camilan khas seperti Pancong Lumer (rasa dasar Rp8.000, rasa spesial/matcha sekitar Rp12.000-an), Roti Bakar, serta minuman seperti Kopi Bali. Harga terjangkau dan sesuai standar warkop, cocok untuk nongkrong, dengan suasana adem dan strategis di Jagakarsa.         […]

  • Pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) Play Button

    Pemblokiran oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi)

    • account_circle Kaila Syahfitri Sumirtha
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Berikut ini ringkasan singkat mengenai apa saja yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) Apa yang diblokir Situs/web dan konten layanan digital yang tidak mendaftar atau memperbarui data sebagai PSE (Penyelenggara Sistem Elektronik)Komdigi menyatakan bahwa sejumlah platform atau perusahaan asing maupun lokal terancam/pun diblokir karena belum mendaftar sebagai PSE sesuai regulasi. […]

expand_less